Memang terkesan sedikit aneh dan asing,
menjadi pribadi yang mengabdi kepada negeri tercinta ini, serasa tidak mungkin
rasanya,seperti hal yang sangat berat.
Mengabdi kepada negeri mungkin terlalu luas
cakupannnya. Tapi, kalau memulai dari diri sendiri,mengabdi pada negeri bukanlah
suatu hal yang rumit dan berat.
Mengabdi kepada tempat kelahiran misalnya, menjadi tokoh masyarakat yang dapat
membantu sesama masyarakat dilingkungannya. Menjadi penolong disekitarnya.
Mengabdi kepada lingkungan rumah sakit, kepada
anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih, kepada anak-anak dijalanan. Mengabdi
kepada sekolah yang pernah memberikan segenap pengalaman yang tak terkira
banyaknya.
Memang tidak semudah dibicarakan, tapi apabila
kita memulai mengabdi kepada hal-hal yang ada didekat kita, dan akrab disekitar
kita, pasti sesuatu hal yang dijalani benar-benar menjadi sebuah hal yang
menyenangkan. Dari situlah tanpa disadari sebenarnya kita sudah belajar menjadi
pribadi yang mengabdi kepada negeri.
Karena mengabdi di rumah sakit, mengabdi
kepada anak-anak dijalanan, disekolah, dilingkungan tempat tinggal, itu semua
merupakan komponen-komponen dasar yang berada di negeri ini. Maka, apabila
kegiatan mengabdi itu benar-benar terjalani dengan baik, negeri ini tak perlu
kerepotan mencari orang-orang yang benar –benar bekerja dengan baik dan
mencintai pekerjaannya itu.
Lambat laun-pun, negeri ini akan berpenghuni
oleh orang-orang yang mencintai pekerjaannya dengan baik, melakukan
pekerjaannya dengan baik pula,karena menjadi pribadi mengabdi, berarti turut
serta melakukan pembangunan untuk memperbaiki negeri ini.
Pribadi mengabdi kepada negeri ,tak usah
langsung berfikir harus menjadi presiden, menteri atau pejabat-pejabat dengan
kadar kekuasaan yang tinggi. Tetapi, menjadi pribadi yang mengabdi cukuplah
diawali dari tempat kita dilahirkan, menjadi pribadi yang berpengaruh bagi
orang sekitar,maka tanpa disadaripun ,kita sebenarnya sedang mengabdi kepada
Negeri Indonesia tercinta ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar